121 Kepala Desa di Banyuwangi Deklarasi Forum Kepala Desa Nahdliyyin

$rows[judul] Keterangan Gambar : Acara Sambung Hati PCNU Banyuwangi dan Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi (Foto: Wafa/NUOB)

Banyuwangi, NUOB - Sebanyak 121 Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi mendeklarasikan Forum Kepala Desa Nahdliyyin yang dipandu oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini, di Ketapang Indah Hotel. Jumat (29/10/2021).

Bersamaan dengan acara Sambung Hati PCNU Banyuwangi dan Kepala Desa se-kabupaten Banyuwangi, Gus Makki mengungkapkan adanya Forum ini sebagai wadah kerukunan antar kepala desa. Pihaknya mengungkapkan alasan adanya forum ini untuk menyatukan persepsi seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi demi kemajuan Banyuwangi kedepannya.

Gus Makki menilai dengan adanya 3 forum Kepala Desa di Bumi Blambangan, semacam muncul 3 madzhab golongan Kepala Desa. Adapun 3 forum yang dimaksud yakni, Asosiasi Kepala Desa Kabupaten (ASKAB), Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Forum Silaturrahmi Kepala Desa Se-Kabupaten Banyuwangi.

"Seperti ada 3 madzhab forum Kepala Desa di Banyuwangi ini, maka ini perlu disatukan persepsinya walaupun beda madzhab," ujar pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah itu dengan gaya candanya yang khas.

Kemudian timbul pertanyaan bagaimana Kepala Desa bukan dari kalangan Nahdliyyin ?, dengan santainya Gus Makki menanggapi jika Kepala Desa bukan kalangan Nahdliyyin maka itu berarti Kepala Desanya orang-orang Nahdliyyin.

"Berarti ya Kepala Desanya orang Nahdliyyin gitu aja hehehe," cetusnya.

Selain itu Gus Makki juga mengungkapkan, jika seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi kompak dan rukun, maka niscaya segala permasalahan akan mudah untuk dicari jalan keluarnya.

"Saya harap Kepala Desa yang hadir disini bisa kompak, rukun. Jadi permasalahan seperti oknum yang mencari kesalahan Kades mampu diminimalisir, gak perlu takut," papar Gus Makki.

Gus Makki juga menyebutkan bahwa tugas Kepala Desa memang berat. Dirinya mengibaratkannya bak Genteng Atap yang berada di atas yang tentunya harus siap atas segala cacian serta cobaan dalam setiap perjalanannya.

"Kepala desa ini seperti genteng, jadi ya harus siap dihantam cobaan," ungkapnya sembari tertawa bersama audien yang hadir.

Sementara itu Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Lutfy Latief yang juga hadir, meluapkan ketakjubannya atas gerakan PCNU Banyuwangi kali ini. Menurutnya mengumpulkan seluruh Kepala Desa dalam satu ruangan merupakan hal yang sangat luar biasa, namun itu dapat dilakukan oleh PCNU Banyuwangi.

"Luar biasa PCNU Banyuwangi ini, di Kabupaten lain saja Kepala Daerah mengumpulkan Kepala Desa saja sangat susah, tapi PCNU Banyuwangi bisa, saya perlu berguru dengan Gus Makki," ujarnya

Hal tersebut tentunya tak terlepas dari Program andalan PCNU Banyuwangi yakni 'Sobo Deso', yang telah sukses terlaksana hampir di seluruh Desa di Bumi Blambangan. Merangkul seluruh Desa yang notabennya tidak semua Kepala Desa merupakan golongan NU.