Peringati Hari Pahlawan Nasional, Lazisnu Banyuwangi Ziarahi 35 Makam Kiai NU

$rows[judul]

Banyuwangi, NUOB

Mementum peringatan 10 November sebagai Hari Pahlawan tidak dilewatkan begitu saja oleh Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZIZNU) Banyuwangi. Pasalnya, untuk mengingat jasa para kiai dan ulama yang gugur di medan perang 76 tahun silam itu, Lazisnu Banyuwangi melaksanakan kegiatan berziarah kepada 35 makam Ulama dan Kiai NU yang ada di Bumi Blambangan. Rabu (10/11/2021).

Ketua PC Lazisnu Banyuwangi Imron Rosyadi mengungkapkan, ziarah kali ini dibagi menjadi 4 zona dalam pelaksanaannya. Pihaknya mengaku hal ini didasarkan dari lokasi terdekat dari Perwakilan PC LAZISNU, Pengurus LAZISNU, Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Ranting setempat.

"Pada Hari Nasional kali ini kami melaksanakan ziarah makam ulama dan kiai NU se-Banyuwangi yang akan di bagi menjadi 4 zona,” ungkap Imron sapaan akrabnya.

Masih kata Imron, acara yang dimulai pada pukul 10:30 WIB ini, diawali dengan upacara pemberangkatan di kediaman Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini, di Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono

"Start kumpul kami di makam KH.Zaini atau letaknya di pondok pesantren asuhan Gus Makki,” katanya Imron.

Adapun pembagian dari zona ziarah, yakni zona 1 yang dikoordinir Gus Hisbi meliputi wilayah Banyuwangi, Wongsorejo, Giri, Kalipuro, Glagah, Licin, Kabat. Wilayah 2 yang dikoordinir Eko meliputi wilayah Blimbingsari, Rogojampi, Singojuruh, Sempu, Songgon. Wilayah 3 yang di koordinir Thatet meliputi wilayah Srono, Muncar, Cluring, Tegaldlimo, Purwoharjo, Siliragung, Pesanggaran, Bangorejo. Terakhir, wilayah 4 yang dikoordinir Sabrowi meliputi wilayah Gambiran, Genteng, Tegalsari, Glenomre, Kalibaru.

"Kami sudah membagi menjadi 4 tim berdasarkan wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Selain itu masih kata Imron, pada setiap makam Ulama yang diziarahi, diberikan cindera mata sebagai bentuk penghormatan atas jasa perjuangan yang diberikan selama ini.

“Kita beri cindera mata sebagai bentuk penghormatan bagi para Ulama,” pungkasnya.(Vin)